Menu Melayang

Peluang Usaha Ibu Rumah Tangga, Omset Jutaan Rupiah

Jika ada sebuah produk yang bisa mengurangi resiko : 


Diabetes, Demam, Darah Tinggi
Osteoarthritis
Kanker, Kista
TBC, Tiroid
Encok, Epilepsi, Eksema
Radang Prostat, Radang Kulit

Covid, Campak
Asam Urat
Nyeri Haid, Nyeri Sendi, Nyeri Otot
Tiroid
Insomnia, Iritasi, Inflamasi, Infeksi
Kulit Kering, Kantong Mata, Katarak

Jantung, Jerawat
Alergi
Keputihan, Kolesterol
Awet Muda
Rheumanoid Arthritis
Tipes, Trigeserid 
Autoimun

Tertarikkah Anda untuk ikut memasarkannya?


Usaha Sampingan di Rumah, Kerja Sampingan di Rumah, Usaha Sampingan Didesa, Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga, Usaha Sampingan Karyawan, Ide Usaha Sampingan, Bisnis Sampingan Karyawan,
Usaha Sampingan di Rumah, Kerja Sampingan di Rumah, Usaha Sampingan Didesa, Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga, Usaha Sampingan Karyawan, Ide Usaha Sampingan, Bisnis Sampingan Karyawan,
Usaha Sampingan di Rumah, Kerja Sampingan di Rumah, Usaha Sampingan Didesa, Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga, Usaha Sampingan Karyawan, Ide Usaha Sampingan, Bisnis Sampingan Karyawan,

TBO sangat peduli terhadap Anda


Maka TBO menciptakan peluang penghasilan 100 juta perbulan dengan cara yang paling gampang.
Hanya dengan mengganti vitamin kesehatan yang Anda konsumsi setiap hari dengan produk premium
internasional TBO dan mengajak relasi-relasi Anda untuk merasakan kenikmatan kesehatan yang sama 
maka Anda berpotensi mendapatkan : 
  1. Income 100 juta perbulan
  2. Relasi persahabatan dan bisnis
  3. Pelatihan bisnis dan pemberdayaan diri
Usaha Sampingan di Rumah, Kerja Sampingan di Rumah, Usaha Sampingan Didesa, Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga, Usaha Sampingan Karyawan, Ide Usaha Sampingan, Bisnis Sampingan Karyawan,

Komisi penjualan setiap 2 paket adalah 2,240,000
tertarikkah Anda untuk diajari cara jualannya?


Jika IYA, Segera Hubungi...



Usaha Sampingan di Rumah, Kerja Sampingan di Rumah, Usaha Sampingan Didesa, Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga, Usaha Sampingan Karyawan, Ide Usaha Sampingan, Bisnis Sampingan Karyawan,

Biaya yang Harus Dikeluarkan Jika Terkena Diabetes


Diabetes bukanlah penyakit murah karena orang yang sudah didiagnosa diabetes tidak bisa disembuhkan ditambah munculnya komplikasi penyakit lain yang siap menanti. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan diabetes?

"Diabetes itu bukan penyakit murah, kalau sudah kena diabetes biaya yang dikeluarkan mahal," jelas Dr Samuel Oetoro, Sp.GK, spesialis gizi klinik dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dalam acara Diskusi Sehat Bersahabat dengan Glukosa di Wisma Aldiron Dirgantara, Jakarta, Selasa (14/6/2011).

Orang dikatakan terkena diabetes bila karena kadar gula dalam darah meningkat akibat gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Gula darah penderita diabetes rata-rata di atas 200 mg/dl (dalam kondisi tidak puasa, 2 jam sesudah makan) atau di atas 126 mg/dl dalam kondisi puasa. Padahal untuk normalnya, kadar gula adalah 80-140 mg/dl (tidak puasa) atau kurang dari 100 mg/dl saat puasa. Sedangkan jika gula darah sudah mencapai 140 mg/dl-199 mg/dl (tidak puasa) atau 100 mg/dl-125 mg/dl (saat puasa) maka sudah masuk kategori pra diabetes (ambang batas antara normal dan diabetes dan berpotensi menjadi diabetes).

Saat seseorang sudah didiagnosa menderita diabetes, maka orang tersebut tidak bisa sembuh, namun diabetes masih bisa dikontrol dan dikelola. Tapi bila diabetes tidak dikelola dengan baik, maka bisa menyebabkan komplikasi berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, stroke, buta atau bahkan diamputasi.

Berikut biaya pengobatan yang dikeluarkan pasien diabetes seperti dijelaskan Dr Samuel:


1. Konsultasi dokter
"Pasien diabetes harus mengeluarkan biaya Rp 1-2 juta per tahun hanya untuk konsultasi dokter. Belum lagi kalau konsultasi dengan dokter spesialis. Dokter spesialis itu bisa Rp 250-400 ribu sekali konsultasi, bisa dihitung per tahunnya berapa," ujar Dr Samuel.

2. Obat-obatan
Selain menjalankan pola hidup sehat, pasien diabetes juga memerlukan obat untuk mengontrol gula darah. Dan bila pankreas sudah tidak bisa berfungsi lagi, pasien membutuhkan suntik insulin seumur hidup. Biaya yang dibutuhkan untuk obat-obatan sekitar Rp 1-2 juta per bulan.

3. Makanan tambahan
Beberapa pasien diabetes juga memerlukan makanan tambahan yang bisa menghabiskan biaya sekitar Rp 950.000 per bulan.

4. Operasi (katarak)
Pasien diabetes juga berpotensi mengalami kebutaan karena katarak bila gula darahnya tidak dikontrol dengan baik. Operasi bisa menghabiskan biaya Rp 15-20 juta.

5. Cuci darah
Bila diabetes tidak dikontrol bisa membahayakan dan merusak ginjal. Pasien gagal ginjal memerlukan cuci darah yang menghabiskan biaya Rp 50-60 juta per tahun.

6. Stroke
Bila diabetes menyebabkan komplikasi stroke, maka biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 40-50 juta.

7. Serangan jantung
Sedangkan bila berkomplikasi dengan penyakit jantung bisa menghabiskan biaya Rp 60-80 juta.

8. Amputasi
Saat mengalami luka, pasien diabetes juga akan sulit disembuhkan dan tak jarang harus mengalami amputasi yang menghabiskan biaya Rp 130-150 juta.

"Nah karena biayanya yang mahal, maka sebaiknya dicegah agar jangan sampai kena diabetes. Jalankan pola hidup sehat dan bugar dengan 5S+S, yaitu makan sehat, berpikir sehat, istirahat sehat, aktivitas sehat, lingkungan sehat dan tambahan suplemen," kata Dr Samuel.

Sumber Artikel : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-1660086/biaya-yang-harus-dikeluarkan-jika-terkena-diabetes

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel

Popular Post